Ringankan Beban Warga di Tengah Ancaman Karhutla, Wagub Kalteng Salurkan 6.000 Paket Pangan di Lamandau

LAMANDAU, KALIMANTAN TENGAH — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebanyak 6.000 paket bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Lamandau sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi yang diwarnai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Lamandau. Kedatangan rombongan pemerintah provinsi disambut antusias oleh masyarakat yang mengantre untuk menerima bantuan.

Bantuan tersebut disalurkan melalui tiga lokasi, yakni Kecamatan Sematu Jaya sebanyak 1.500 paket, Desa Kujan, Kecamatan Bulik, sebanyak 1.500 paket, serta Kelurahan Nanga Bulik, tepatnya di Gedung Serbaguna Lantang Torang, sebanyak 3.000 paket.

Dengan total 6.000 paket, bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan di tengah situasi dampak karhutla.

Setiap paket bantuan berisi 5 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Selain bantuan pangan, pemerintah juga memberikan dukungan berupa penyediaan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Ketersediaan bahan pangan dan air bersih menjadi aspek penting dalam menunjang kehidupan keluarga, terlebih ketika kondisi lingkungan berpotensi terganggu akibat kebakaran hutan dan lahan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melindungi diri dari paparan asap apabila kualitas udara memburuk serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

“Kepada masyarakat, saya meminta agar tetap tenang dan waspada. Gunakan masker saat berada di luar rumah ketika kualitas udara kurang baik. Mari saling peduli, saling menjaga, dan tidak membuka lahan dengan cara membakar,” pesannya.

Edy menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran menjaga lingkungan dan kepedulian terhadap sesama dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran serta melindungi kesehatan masyarakat.

Ia berharap semangat gotong royong terus diperkuat, sehingga masyarakat dapat bersama-sama menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan menjaga wilayah Kalimantan Tengah tetap aman dari ancaman karhutla.

“Mari kita menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan gotong royong. Kita juga berdoa agar daerah kita aman dari ancaman karhutla pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lamandau, Dr. Rizky Aditya Putra, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat di Kabupaten Lamandau.

Menurutnya, bantuan pangan dan dukungan pelayanan kesehatan merupakan langkah penting dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar serta menjaga kesejahteraan keluarga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamandau, saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ketersediaan pangan yang cukup dan kondisi kesehatan yang baik merupakan dua hal penting dalam kehidupan keluarga,” kata Rizky.

Ia berharap bantuan yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

Selain itu, Bupati Rizky mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan, terutama ketika kualitas udara berpotensi menurun akibat asap karhutla.

Ia mengimbau warga untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia. Pemeriksaan sejak dini dinilai penting untuk mengetahui kondisi tubuh dan mendeteksi risiko gangguan kesehatan agar dapat ditangani sesuai kebutuhan.

Masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan masker ketika diperlukan, mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan dan petunjuk penggunaan, serta mengikuti arahan tenaga kesehatan. Penerapan pola hidup bersih dan sehat, konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala juga perlu diperhatikan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lamandau turut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk jajaran pemerintah, petugas kesehatan, dan unsur terkait lainnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten terus diperkuat, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diperlukan dukungan dan partisipasi semua pihak,” tegasnya.

Penyaluran 6.000 paket bantuan pangan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat Lamandau. Melalui kolaborasi lintas pemerintahan dan partisipasi masyarakat, upaya menjaga ketahanan pangan, kesehatan, serta lingkungan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

(Redaksi Lamandau News)

Visited 2 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *